Kuncinerita.co.id

Bogor, 21 April 202 — Jelang konsolidasi internal, dinamika politik PKB Kabupaten Bogor kian menghangat. Nama KH Achmad Yaudin Sogir mencuat sebagai figur kuat untuk menakhodai DPC PKB Kabupaten Bogor.

Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKB yang kini menjabat Wakil Ketua Komisi I itu dinilai punya kapasitas lengkap: politisi, ulama, sekaligus aktivis. Kombinasi peran ini menjadikannya bridging leader pemimpin yang mampu merangkul ulama, santri, akademisi, hingga komunitas aktivis.

Jejaring sosialnya yang luas jadi modal penting memperkuat struktur partai hingga akar rumput. Kedekatannya dengan basis kultural PKB membuat KH Sogir dianggap mampu menjaga irisan historis partai dengan kaum santri, sekaligus menjangkau generasi milenial.

“PKB lahir dari rahim kiai dan santri, tapi kini harus hadir untuk semua kalangan. Kepercayaan publik tidak boleh berhenti di pemilu lima tahunan. Kalau diberi amanah memimpin DPC, orientasi saya jelas: pelayanan tanpa sekat, hadir di tengah rakyat, dan menawarkan solusi nyata,” tegas KH Sogir, Selasa (21/4/2026).

Ia menekankan kekuatan PKB terletak pada konsistensi membangun relasi dengan masyarakat desa hingga kota. “PKB sudah mengisi seluruh dapil di Kabupaten Bogor. Ini bukti kepercayaan publik. Tugas kita melayani umat, memperjuangkan aspirasi, dan menghadirkan kebijakan yang berkeadilan,” tambahnya.

Di lapangan, KH Sogir dikenal aktif turun ke 40 kecamatan SeKabupaten Bogor. Lewat roadshow itu, ia menyerap aspirasi sekaligus memberi solusi, terutama di sektor pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan. Di sisi lain, kiprah dakwahnya memperkuat narasi Islam moderat yang inklusif. Ia rutin mengisi pengajian dan menjadi narasumber di instansi pemerintah.

Dukungan juga datang dari akademisi. Dr. Dian Assafra Nasai, S.H., M.H. menilai KH Sogir sebagai sosok dengan multi-dimensional capacity.  

“Beliau kuat secara keilmuan agama, matang dalam politik, dan kaya pengalaman sosial. Saat aksi demonstrasi memanas, beliau mampu meredam dengan pendekatan dialogis dan sejuk. Dengan latar ulama, aktivis, dan politisi, beliau sangat layak memimpin PKB Kabupaten Bogor ke arah yang lebih progresif dan adaptif,” ujar Dian.